Sports

.

Tuesday, October 6, 2026

Transisi Energi Pedesaan, Pemerintah Fokus Percepat Pembangunan Infrastruktur Tenaga Surya

 

JAKARTA — Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mematangkan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur dan kemandirian energi di tingkat pedesaan. Fokus utamanya kini diarahkan pada percepatan implementasi energi terbarukan yang difokuskan pada penyediaan layanan fasilitas publik di berbagai wilayah seluruh tanah air. Langkah masif ini menjadi bagian dari peta jalan besar pemerintah dalam mengejar target kapasitas energi surya secara nasional demi mewujudkan pemerataan akses energi dari garis depan pembangunan.
Penyediaan fasilitas publik dasar berbasis surya ini diharapkan tidak hanya memberikan keamanan dan menerangi wilayah pedalaman secara merata, tetapi juga menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat daerah. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya tiap wilayah memiliki kemandirian infrastruktur yang bersumber dari energi bersih. Pembangunan sarana publik yang andal dan terintegrasi ini menjadi program strategis yang didorong penuh oleh pemerintah guna menghapus ketergantungan pada jaringan konvensional berbahan bakar fosil.
Komitmen serius tersebut dibuktikan dengan kebijakan fiskal di mana pemerintah mengucurkan alokasi subsidi dari APBN dalam jumlah luar biasa besar khusus untuk sektor energi hijau ini. Menjadikan transisi energi bersih pada fasilitas umum sebagai salah satu program prioritas mutlak, dukungan pendanaan masif dari kantong negara ini diproyeksikan untuk menopang seluruh pembiayaan pengadaan unit pencahayaan mandiri serta infrastruktur penunjang berbasis surya di ribuan titik pedesaan.
Pemerintah sebenarnya mematok target agresif agar proyek strategis elektrifikasi fasilitas publik ini dapat berjalan nyata dan mulai bergulir signifikan pada tahun 2026 ini. Langkah cepat ini diambil demi mempercepat pemerataan akses penerangan ramah lingkungan yang selama ini dinilai lambat di wilayah terpencil. Pengalihan ke sistem aplikasi mandiri per titik ini diproyeksikan mampu memangkas beban anggaran operasional daerah yang selama ini membengkak untuk pemeliharaan jaringan kabel dan pasokan listrik fosil konvensional.
Namun, meskipun pasokan dana subsidi dari APBN telah disiapkan secara masif, realisasi di unit komunitas paling dasar menunjukkan dinamika yang kompleks dan menantang. Akselerasi proyek pengadaan fasilitas umum ini masih terbentur oleh berbagai kendala di daerah, terutama dari lingkungan desa yang belum sepenuhnya memberikan dukungan penguatan secara optimal. Hambatan administratif lokal serta kurangnya sinkronisasi kebijakan dinilai memperlambat ritme kerja pemerintah pusat yang ingin bergerak cepat memanfaatkan potensi energi terbarukan ini.
Masalah klasik seperti minimnya koordinasi administratif lokal hingga ketiadaan regulasi daerah yang sinkron untuk pengelolaan fasilitas umum kerap menjadi batu sandungan eksekusi di lapangan. Kondisi ini secara tidak langsung menyiratkan perlunya sinergi serta ruang bagi pengerjaan teknis dari pengembang eksternal profesional yang memiliki kesiapan pasokan perangkat pencahayaan jalan mandiri, keahlian instalasi tiang terintegrasi, serta pasokan komponen sistem modular berspesifikasi tinggi guna menyerap anggaran subsidi tersebut. Pemerintah pun terus mematangkan regulasi teknis pengadaan fasilitas publik serta skema keekonomian agar transisi energi di pedesaan tetap berjalan cepat lewat kemitraan berbagai pihak yang berkompeten. (AAH)

Wednesday, June 24, 2026

Otto Hasibuan Dorong PERADI Hadapi Era Baru dengan Soliditas dan Profesionalisme

 

FB News - JAMBI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Jambi menjadi tuan rumah kunjungan Ketua Umum DPN PERADI, Prof. Otto Hasibuan, bersama jajaran pengurus pusat dalam agenda sharing session yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan pada Rabu malam, 24 Juni 2026.


Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua DPC PERADI Jambi, Dr. Muhammad Syahlan Samosir, menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara kepengurusan pusat dan daerah. Suasana diskusi yang penuh keakraban mencerminkan semangat persatuan sekaligus menegaskan peran PERADI sebagai organisasi advokat yang modern, profesional, dan berintegritas.


Dalam forum tersebut, Otto Hasibuan menyampaikan pandangan mengenai tantangan dan peluang yang akan dihadapi organisasi advokat di tengah perkembangan hukum, teknologi, dan dinamika sosial yang terus berubah. Ia menekankan pentingnya soliditas organisasi, peningkatan kualitas sumber daya advokat, serta penguatan peran PERADI sebagai pilar penegakan hukum yang menjunjung tinggi kode etik.


Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas gagasan strategis terkait arah pembangunan organisasi, peningkatan kapasitas anggota, hingga menjaga marwah profesi advokat sebagai officium nobile. Syahlan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum beserta jajaran DPN PERADI, menyebut pertemuan ini sebagai ruang berharga bagi advokat Jambi untuk memperoleh wawasan, motivasi, dan pemahaman lebih luas mengenai visi besar organisasi dalam menghadapi masa depan.


“Pertemuan ini menunjukkan kuatnya komitmen PERADI dalam membangun komunikasi harmonis antara pengurus pusat dan daerah. Kami optimistis sinergi ini akan memperkuat peran PERADI dalam mencetak advokat yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.


Kunjungan ini diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh anggota PERADI, khususnya di Jambi, untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas profesi, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan sistem hukum yang berkeadilan. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, PERADI di bawah kepemimpinan Otto Hasibuan diyakini akan semakin kokoh dalam mengawal perkembangan profesi advokat dan memperkuat kontribusinya bagi kemajuan hukum Indonesia. (Nn)

Wednesday, June 3, 2026

Gara‑gara Dapur, Dari Bintang ke Rompi Pink: Ironi Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya

FB News - Jakarta, Juni 2026 — Dua perwira tinggi yang dulu bersinar kini jadi sorotan publik bukan karena prestasi, melainkan karena kasus gizi. Letjen (Purn) Lodewyk Pusung, jenderal bintang tiga dari TNI, dan Irjen (Purn) Sony Sanjaya, jenderal bintang dua dari Polri, resmi ditangkap Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.


Puluhan tahun ditempa di medan perang dan jalanan, penuh bintang dan penghargaan, akhirnya berakhir dengan rompi tahanan berwarna pink. Dari komando pasukan ke komando dapur, dari strategi tempur ke strategi yayasan, perjalanan mereka jadi bahan obrolan satir di warung kopi.

Publik pun menyebutnya “ironi bintang jatuh.” Bintang tiga TNI dan bintang dua Polri yang dulu gagah di parade militer dan apel polisi, kini berbaris di Gedung Bundar Kejagung dengan rompi pink. Dari simbol ketangguhan berubah jadi simbol birokrasi yang rapuh.


Kasus ini menegaskan bahwa urusan gizi ternyata lebih “mematikan” daripada peluru atau patroli. Jika di medan perang dan jalanan mereka bisa bertahan, di meja birokrasi justru tumbang. Gara‑gara urusan dapur, bintang berjatuhan.


Kini sorotan beralih kepada penggantinya, Nanik S. Deyang, yang diharapkan mampu membawa arah baru bagi BGN. Sementara itu, ironi dua tokoh ini sudah cukup jadi bahan sindiran: “Kalau urusan dapur saja bikin jenderal dan jenderal polisi tumbang, apalagi urusan negara yang lebih besar.” (DDN)


Friday, May 22, 2026

Tiga Tahun Dana Desa Tak Cair, Warga Semerah Demo: Dinas PMD Kabupaten Kerinci Dinilai Gagal Menengahi

 

FB News - Kerinci – Ratusan warga Desa Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, menggelar aksi demonstrasi di kantor bupati. Aksi ini dipicu oleh fakta bahwa dana desa selama tiga tahun berturut-turut tidak cair. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan dan dianggap sebagai bukti nyata adanya masalah serius dalam tata kelola pemerintahan desa.  


Seorang advokat yang turut menyuarakan aspirasi warga menegaskan bahwa Dinas PMD Kabupaten Kerinci selaku atasan gagal menengahi persoalan ini. “Tiga tahun dana desa tidak cair, itu bukan hal kecil. Kalau tidak bisa dimediasi dengan baik, berarti ada kegagalan sistemik. Jangan main-main dengan hukum,” tegasnya.  


Lebih jauh, advokat tersebut menyoroti isu peleburan desa yang justru digoreng sebagai solusi. Menurutnya, langkah itu keliru. “Aparatur yang bermasalah harus dibubarkan dan diganti, bukan desa yang dilebur. Bodoh sekali kalau pembubaran desa dijadikan jalan keluar,” ujarnya.  


Dasar hukum pun jelas. UU Desa No. 6 Tahun 2014 mewajibkan pengelolaan dana desa secara transparan dan akuntabel. Bila dana desa ditahan atau disalahgunakan, dapat dijerat UU Tipikor Pasal 3 dan Pasal 8. Dugaan pemalsuan dokumen bisa dikenakan Pasal 263 KUHP, sementara penyalahgunaan wewenang dapat dijerat Pasal 421 KUHP. Aparatur desa maupun pejabat Dinas PMD berpotensi dicopot, bahkan dipidana bila terbukti menghambat pencairan dana desa.  


Aksi warga Semerah disebut sebagai lampu merah bagi aparatur daerah. Pemerintah desa diminta legowo, bila sudah tidak dipercaya rakyat, sebaiknya konsolidasi atau mundur dengan terhormat. “Kursi yang goyah diguncang rakyat bisa berubah menjadi situasi berbahaya yang mengancam stabilitas pemerintahan, karena Dinas PMD Kabupaten Kerinci dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah yang mestinya bisa selesai. Dan tentu saja, peluang jeratan hukum jadi lebar,” pungkas advokat tersebut.  (NN)







Saturday, April 18, 2026

1 Hari Menjelang Halal Bihalal PERADI Jambi

 

FB News - Jambi, 18 April 2026 – Hanya tinggal satu hari lagi, keluarga besar DPC PERADI Jambi akan berkumpul dalam acara Halal Bihalal 1447H/2026. Agenda ini akan digelar pada Ahad, 19 April 2026, pukul 09.00 WIB di Aston Hotel Jambi, Jalan Sultan Agung No.99, Kelurahan Murni, Telanaipura.  


Tema yang diangkat, “Satu Wadah, Satu Marwah, Jalin Kekeluargaan Dalam Semangat Hari Kemenangan”, menjadi penegasan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi pasca-Ramadan, melainkan juga momentum memperkuat silaturahmi, konsolidasi, dan marwah profesi advokat di Jambi.  

Menjelang hari pelaksanaan, panitia memastikan seluruh persiapan berjalan lancar. Undangan telah tersebar, susunan acara disiapkan dengan matang, dan Aston Hotel Jambi siap menjadi pusat pertemuan para advokat, tokoh masyarakat, serta mitra hukum. Kehadiran mereka diharapkan menambah bobot acara, menjadikannya forum kebersamaan yang memperkuat solidaritas profesi.  


Halal Bihalal ini dipandang sebagai panggung moral bagi advokat. Di tengah dinamika hukum dan politik, advokat diingatkan untuk tetap dekat dengan rakyat, menjaga integritas, dan memperkuat solidaritas internal agar marwah profesi tidak tercabik oleh kepentingan sempit.  


Besok, Aston Hotel Jambi akan menjadi saksi kebersamaan keluarga besar PERADI Jambi. Semua mata tertuju pada bagaimana organisasi advokat ini meneguhkan komitmen kebersamaan dalam bingkai profesionalisme.  (NN)





Thursday, April 16, 2026

Video : Kades Pakel Jadi Korban Pengeroyokan di Rumahnya, Lumajang Berduka

 

FB News - Lumajang – Tragedi mengguncang Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Kepala Desa Sampurno (45) menjadi korban pengeroyokan belasan orang di rumahnya sendiri pada Rabu, 15 April 2026. Insiden ini menimbulkan kehebohan besar di masyarakat dan kini menjadi sorotan aparat penegak hukum.  


Belasan orang datang menggunakan mobil dan motor, masuk ke rumah korban, dan suasana yang awalnya tampak biasa berubah menjadi tegang. Tanpa banyak kata, rombongan langsung melancarkan serangan brutal dengan pukulan dan senjata tajam. Korban mengalami luka serius di kepala, lengan, dan bahu, hingga harus dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk perawatan intensif.  


Polisi telah melakukan olah TKP dan menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Fokus penyelidikan adalah mengidentifikasi seluruh pelaku, menyingkap motif di balik aksi kekerasan, serta menjamin keamanan warga Desa Pakel.  


Warga setempat shock dan trauma. Rumah seorang Kades yang seharusnya menjadi simbol perlindungan justru berubah menjadi arena tragedi. Tokoh masyarakat mengingatkan bahwa konflik sosial sekecil apapun bisa meledak menjadi tragedi bila tidak segera diredam.  


Peristiwa ini bukan sekadar kriminal biasa, melainkan alarm keras bagi Lumajang. Rakyat menuntut keadilan, sementara polisi ditantang untuk membuktikan bahwa hukum benar-benar berpihak pada korban. Lumajang berduka, publik menunggu jawaban: siapa dalang di balik serangan sadis terhadap Kades Pakel?  (NN)



Saturday, April 11, 2026

Video Viral, Siswa SMP Tewas Saat Uji Coba Senjata Rakitan

 
FB News - Siak, Riau — Dunia pendidikan kembali dikejutkan oleh tragedi. Seorang siswa SMP Sains Tahfizh Islamic Center, Muhammad Aqil Arizal (15), meninggal dunia setelah senapan rakitan berbasis 3D printing yang ia peragakan dalam ujian praktik sains meledak, Rabu (8/4/2026) pagi.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30–10.30 WIB. Senapan rakitan yang dipamerkan korban tiba-tiba berasap lalu meledak, menimbulkan serpihan yang mengenai tubuhnya. Aqil sempat mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah dimakamkan di Suak Santai, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, pada hari yang sama.

Polres Siak segera melakukan olah TKP dan menyita senapan rakitan sebagai barang bukti. Pihak sekolah menghentikan ujian praktik setelah insiden ini. Video detik-detik ledakan yang beredar di media sosial memicu keprihatinan luas.

Tragedi ini menyoroti lemahnya pengawasan terhadap eksperimen berbahaya di sekolah. Kreativitas siswa memang harus didukung, tetapi tanpa standar keselamatan, inovasi bisa berubah menjadi ancaman. Pemerintah, sekolah, dan orang tua dituntut lebih waspada agar ruang belajar tetap aman bagi masa depan anak bangsa. (NN)